Rahasia Cowok Pencemburu Berat !

29 Desember 2008

MEMILIKI pasangan yang pencemburu berat memang tidak menyenangkan. Pasalnya, setiap gerak-gerik Anda sudah pasti akan selalu diawasi oleh pasangan Anda.

Menurut Health24, sifat pencemburu memang sering kali melekat pada sosok seorang pria, namun wanita pun juga tak lepas dari karakter seperti itu. Biasanya pria pencemburu menjadi lebih posesif terhadap pasangannya, karena dia tidak menginginkan pasangannya jatuh ke pelukan orang lain.

Nah, jika Anda sudah mempunyai kekasih dan masih penasaran apakah pasangan Anda termasuk pria pencemburu, Anda tidak perlu cemas. Berikut ini akan diulas trik menilai pasangan Anda termasuk tipe pencemburu atau bukan pencemburu, antara lain:
Pertanyaan investigasi


Pasangan Anda biasanya akan melontarkan pertanyaan menjebak, apakah hari ini Anda mau menghabiskan waktu bersamanya atau dengan teman-temannya. Dia juga akan bertanya panjang lebar jika suatu ketika dia melihat Anda berjalan berdua bersama pria lain.

Selalu mengecek isi pesan pendek yang ada di telepon genggam Anda

Anda menganggap bahwa telepon genggam adalah alat komunikasi yang sangat pribadi. Tetapi karena dia menganggap Anda kekasihnya, maka dia pun secara bebas bisa mengecek seluruh isi pesan pendek atau nomor-nomor telepon yang menurutnya aneh. Hal itu mungkin tidak cuma sekali dilakukannya, tetapi bisa terjadi berulang kali.

Ikut ke mana pun Anda pergi

Biasanya pasangan Anda akan mengikuti ke mana pun Anda pergi, meski tidak dia lakukan setiap hari. Dia pun akan secepat kilat memproteksi Anda jikalau ada laki-laki lain yang tiba-tiba menggoda Anda. Pasangan Anda berusaha agar Anda tidak terpanah asmara dengan rayuan manis lelaki lain.

Diposting oleh Fikri Bogel di 05.21 0 komentar  

10 Perilaku Cowok Yang Bikin Cewek Menderita

Setiap manusia, baik pria maupun wanita, tentu memiliki perilaku yang buruk. Nah, yang paling umum dikeluhkan oleh kaum wanita adalah sifat egois pasangannya. Kira-kira perilaku apa saja ya yang kerap ditunjukkan oleh kaum pria dan tanpa sadar mereka telah membuat istri atau kekasih mereka menderita? Berikut beberapa rangkumannya..

1. Male Ego, sebuah istilah dalam ilmu psikologi, yang menggambarkan salah satu sifat pria. Ego itu sendiri, merupakan sifat ke-aku-an dari pria. Dalam realitanya, mengacu pada perkembangan kultur social male ego ini, sering dikonotasikan sebagai egoisme yang semena-mena dan mau menang sendiri, sehingga memberikan citra yang negatif.

Padahal kalau saja kaum pria sebagai kaum pria yang lebih rasional bisa mereduksi dan memahami keinginan kaum wanita, apalagi pasangannya. Kaum pria bisa memperbaiki, kalau saja mengerti apa yang tidak disukai oleh kaum wanita.

2. Pelit Dan Perhitungan
Wanita pada dasarnya memiliki sifat yang meterialistis. Sifat ini sudah menjadi kodrat dari setiap wanita yang tidak perlu dipersoalkan. Menurut sejumlah penelitian dan kasus-kasus, perhatian terhadap kebendaan oleh kaum wanita adalah hal yang wajar karena dalam realitasnya mereka tak bisa dilepaskan dari materi. Karena itu, dalam tatanan social maupun relegi, kaum laki-laki punya kewajiban untuk memenuhi kebutuhan material pasangannya. Maka kalau saja Anda royal dalam memberikan uang, maupun menyediakan rumah yang indah, bisa menyediakan mobil pribadi yang bagus dan membanjiri hadiah-hadiah, Anda bukan saja laki-laki yang mampu memenuhi salah satu kewajibannya, tapi juga memahami salah satu keinginan wanita. Percayalah, wanita akan sangat menderita kalau saja pasangannya adalah laki-laki yang pelit dan penuh perhitungan. Ia merasa tidak percaya. Sebenarnya, siapa yang pantas hitung menghitung: wanita atau pria?

3. Kasar Dan Melakukan Kekerasan
Laki-laki memang memiliki fisik yang kuat, tapi jelas bukan untuk menyakiti dan melakukan kekerasan pada wanita. Wanita adalah makhluk yang secara fisik lebih lemah, sehingga membutuhkan perlindungan. Ia makhluk perasa dan suka kelembutan.

Maka, jangan sekali-kali kasar dan melakukan kekerasan pada wanita. Dan laki-laki yang kasar dan ringan tangan, pada umumnya cenderung dictator dan mau menang sendiri.

4. Tidak Setia Selingkuh
Wanita sebenarnya juga punya sifat egois. Ia tidak ingin membagi apa yang jadi miliknya, apalagi kalau itu berharga. Dan siapa yang merelakan pria miliknya untuk wanita lain? Karena itu, sangat bisa dimengerti kalau pria yang dianggapnya hanya menyayanginya ternyata juga berpaling pada orang lain. Itu bukan hanya berarti tidak lagi menghargainya, tapi juga mengkhianatinya. Laki-laki yang berprilaku begini bukan saja dibencinya, tapi kalau menuruti kata hati wanita, mungkin dibunuhnya. Kalau toh memaafkannya, sebenarnyalah, ketidaksetiaan dan selingkuh itu tak akan dilupakannya.

5. Mata Keranjang
Pria boleh mengatakan bahwa ketertarikan pada lain jenis adalah sifat kodrati. Wanita memang makhluk yang suka diperhatikan, terutama oleh pria tentunya. Tapi bukan untuk dinomorduakan. Sifat mata keranjang menunjukkan ketertarikan pada wanita lain adalah tindakan yang tidak menghargai wanita yang telah dipilihnya. Apalagi kalau tindakan itu menjadi serius yang dapat dipastikan bisa menciptakan permasalahan yang lebih kompleks. Maka sebaiknya janganlah menduakan wanita pendamping Anda. Kalau toh mengagumi wanita lain, jangan ditunjukkan terang-terangan.

6. Bodoh & Tidak Punya Sesuatu
Ketetarikan wanita pada pria, pada umumnya karena pria tersebut memiliki sesuatu hal yang istimewa. Dengan sesuatu yang istimewa itulah tumbuh rasa kekaguman. Dan sesuatu yang mendasar tersebut adalah tingkat kecerdasan. Seseorang laki-laki yang cerdas dalam arti yang luas akan lebih mudah menarik hati wanita, karena dengan begitu ia bisa membanggakannya dan dengan begitu bisa mengangkat martabatnya di hadapan orang lain. Sebaliknya, kalau pria itu bodoh, apa yang bisa dibanggakan? Apalgi dalam komunitas ekseklutif yang telah membentuk diri bahwa Anda bukan laki-laki yang intover dan ketinggalan jaman.

7. Tidak Romantis Dan Tidak Peduli
Wanita selalu ingin dimanja oleh pasangannya. Pada dasarnya wanita mempunyai sifat yang introvert, dan tidak percaya diri. Karena itulah wanita lebih suka pada pria yang romantis, yang pandai menyatakan rasa ketertarikan dan sanjungan. Ia sangat sebal pada laki-laki yang kaku, meskipun sebenarnya cinta sekali. Karena itu, pujilah istri Anda sesering mungkin. Ucapkan kata-kata cinta, karena itu bisa membahagiakannya.

8. Tidak Tegas, Tak Berkepribadian
Kultur social keluarga di Indonesia masih menempatkan pria sebagai kepala keluarga. Suami adalah pemimpin. Apalagi ketegasan sering dikaitkan dengan rasa tanggungjawab dan ini menyangkut kepribadian seseorang.
Coba saja, bagaimana wanita merasa nyaman dan aman kalau pendampingnya lemah, plin plan, tak berpendirian dan rapuh?

9. Berbohong Tidak Jujur
Ada yang bilang wanita adalah makhluk yang suka dibohongi. Tetapi ingat, kalau saja ia tahu bahwa Anda ternyata telah berbohong, ia akan membenci setengah mati, karena ia merasa telah tidak dihargai dan dipermainkan.
Jadi sebaiknya memang Anda berlaku sebagaimana seharusnya, menajdi laki-laki yang bertanggungjawab, sehingga Anda tak perlu berbohong padanya.

10. Mendengkur
Tahukah Anda bahwa sebenarnya wanita sangat tersiksa mendengar dengkuran suaminya? Karena itu, kalau Anda saying dan ingin disayang istri Anda, sembuhkanlah kebiasaan mendengkur. Atau bujuk istri Anda, agar ia bisa menikmatinya, seperti musik malam yang indah.

Diposting oleh Fikri Bogel di 05.19 0 komentar  

10 Alasan Cowok Mengakhiri Hubungan

Seringkali kita tidak menydari kesalahan yang kita lakukan hingga momen Si Dia "mendepak" kita. Nah, inilah pengakuan 10 lelaki tentang alasan mereka memutuskan pasangannya.

1. Banyak Tuntutan
"Buat saya, cewek yang terlalu sayang dan minta diperhatikan malah mengganggu banget. Saya pernah punya pacar seperti itu sekitar tiga tahun lalu. Waktu itu, saya dan dia baru jadian. Jadi, lagi mesra-mesranya. Hampir tiap lima menit sekali, dia menelepon saya Tapi kebetulan saya sedang sibuk-sibuknya dan harus sering ke luar kota. Jadi kami jarang ketemuan. Paling seminggu sekali, itu juga kalau tidak ada kerjaan. Lama-lama dia cemburu sama pekerjaan saya dan jadi sering marah. Setiap saya mau ke luar kota, harus ketemu dia dulu. Baru turun peawat, sudah disuruh mampir ke rumah. Sebelum tidur, dalam keadaan apa pun, harus telepon dulu. Capek deh! Saya putusin saja cewek itu."
Zaki JP, 25, menikah, Staf Humas

2. Tidak Jujur
"Hal yang paling tak termaafkan adalah kalau dia enggak bisa dipegang omongannya alias enggak jujur. Sebagai laki-laki dan sebagai pacar rasanya enggak dihormati. Itu pernah terjadi sekitar lima tahun lalu. Mantan pacar saya melanggar kesepakatan. Sebelumnya, dia sudah janji enggak akan "jalan" sama teman-temannya yang membawa pengaruh buruk buat dia. Enggak tahunya, dia masih jalan terus sama teman-temannya itu. Ketahuan ketika datang ke rumahnya, orang rumah bilang dia lagi jalan sama mereka. Besoknya, langsung saja diputusin, meski dia mohon banget sampai nangis-nangis, (saya) enggak bisa memaafkan."
Yunus Ilham, 31, Karyawan Swasta

3. Tukang Memanfaatkan
"It's all about money. Kayak lagu, ya, hehehe... Tapi itu yang pernah terjadi. Saya pernah "mendepak cewek gara-gara dia sering morotin saya alias matre (materialistis). Awalnya saya tidak sadar ketika dengan jurus rayuan mautnya, dia minta dibelikan ini-itu. Lama-lama kok, saya jadi merasa dia tidak tulus sayang sama saya dan sepertinya cuma "memanfaatkan" saya. Daripada tekor (merugi) lahir batin, lebih baik saya putusin cewek itu."
Altair Tirtahadi, 29, Mnikah, Technical Support

4. Terlalu Ikut Campur
"Kalau saya paling tidak suka sama cewek yang suka ikut campur masalah pribadi saya. Mantan saya, orangnya memang pintar mengambil perhatian. Makanya, dia bisa dekat sama ibu saya. Sampai-sampai, dia menjadi "corong" ketika ibu saya ingin saya mengubah kebiasaan buruk saya. Enggak asyik kan? Pernah suatu hari, saya dan Ibu ada sedikit masalah. Ya biasalah, anak kadang berbeda pendapat dengan ibunya. Eh, dengan sok tahu dia menasihati saya, menyuruh saya pulang dan bicara sama ibu, wah, pokoknya terlalu ikut campur deh. Sekali-dua saya masih bisa toleran. Tapi kalau setiap ada masalah, dia selalu ikut campur, bete, kan? Akhirnya saya memilih putus daripada kepala pusing."
Heri Kuswanto, 28, Lajang, Staf HRD

5. Tidak Cocok
"Yang namanya orang pacaran kan, memang butuh penyesuaian. Nah, terus kalau ternyata tidak sesuai alias tidak cocok, ya tidak perlu dipaksakan. Apalagi kalau tidak cocok itu menyangkut gaya hidup dan keluarga, wah mending tidak dilanjutkan deh. Dulu saya putus dengan pacar pertama karena gaya hidup kami tidak cocok. Dia senang keluyuran, sementara saya senang di rumah. Kalau sama yang kedua, saya putus gara-gara keluarganya tidak suka sama saya, yang dianggap cuma pegawai biasa. Daripada sakit hati, ya mending cari yang lain."
Dwianto Basuki, 30, Lajang, IT

6. Over Protective
"Dulu aku pernah punya pacar protektifnya bukan main. Banyak larangannya. Yang tidak boleh capek lah, tidak boleh pulang malam, tidak boleh kerja lembur, dengan alasan nanti aku sakit. Memang sih, aku pernah dirawat di rumah sakit gara-gara penyakit tipus. Sejak itu, dia seolah kayak jadi perawatku. Wah, nyebelin banget. Lama-lama, aku tidak tahan. Aku minta break. Sempat balik lagi, tapi ternyata dia tidak berubah. Malah tambah parah. Mending putus saja sekalian."
Wijoseno, 32, Lajang, Marketing

7. Frigid
"Gimana enggak bete, kalau diajak mesra dikit saja susah banget. Ada aja alasannya. Yang takut bablaslah atau apalah. Cowok kan juga punya "kebutuhan", hehehe... Lagian, gue tahu batas kok. Pasti enggak akan menyerempet bahaya. Yang kadang bikin enggak habis pikir, kalaupun dia "mau" , sikapnya tuh dingin. Seolah kayak dia frigid gitu deh. Jangankan buat bermesraan, ketemu saja kadang sikap dia juga dingin. Aneh! Baru jalan satu bulan, gue pilih bubar jalan."
Andriyanto, 30, Lajang, Teknisi

8. Banyak Aturan
"Saya tidak suka dengan perempuan yang terlalu banyak mengatur. Habis, biasanya perempuan seperti itu rada-rada posesif. Sudah sering telepon, mau apa-apa diatur, harus begini-begitu, dan seterusnya. Yang jelas, dia mau tahu semua kegiatan saya, siapa saja teman saya, dan lain-lain. Pokoknya, bikin saya menjadi tidak nyaman deh. Pernah juga sih punya pacar yang seperti itu. Tapi saya tidak tahan, akhirnya saya putusin saja."
Agung Suswanto, 31, Menikah, Staf Administrasi

9. Kurang Pergaulan
"Di kalangan teman-teman, saya dikenal sebagai cowok yang "gaul abis" dan saya ingin tetap mempertahankan reputasi itu. Suatu ketika, saya berkenalan dengan cewek cantik, pintar, tapi ternyata dia agak susah bergaul alias kuper. Setiap kali berkumpul dengan teman-teman saya, dia selalu tidak betah dan minta pulang. Awalnya, saya kira memang lelucon teman saya yang keterlaluan. Tapi ternyata dia yang memang tidak bisa masuk ke "lingkungan" saya. Lama-lama bikin malu, terpaksa deh saya putuskan."
Mario, 28, Lajang, Account Executive

10. Nempel Terus
"Pernah ngerasain pacar nempel ke sana kemari? Sampai mau ke toilet pun dia ikut, hehehe...Wah, kacau deh. Itu pengalaman saya dengan pacar nomor dua. Orangnya memang posesif banget. Apa-apa harus izin sama dia. Mau ketemu dan nongkrong sama teman-teman, saya harus memberitahu dia. Kalau di acara itu ada ceweknya, dia pasti harus ikut. Benar-benar enggak bebas. Saya jadi seperti tidak punya privasi. Waktu mau putus, juga alot banget perjuangan saya. Tapi syukur sekarang saya sudah terbebas dari dia."
Rudy Anggoro, 32, Lajang, Konsultan

Diposting oleh Fikri Bogel di 05.17 0 komentar  

Boyfriend vs Best Friend

Sahabat dan kekasih sama-sama menempati posisi istimewa di hati Anda. Nah, kalau keduanya saling berseteru, dijamin seru...pusingnya!

Kekasih adalah seseorang yang memapu membuat hari-hari Anda terasa cerah dan berbunga-bunga. Sedangkan sahabat adalah orang yang paling tahu segala-galanya tentang diri Anda. Seru memang, bila dua elemen yang paling memengaruhi kehidupan kita itu bisa berjalan kompak seiring sejalan. Sebaliknya, apabila hubungan antara kekasih dan sahabat bak kutub Utara-Selatan, Anda pasti akan kerepotan layaknya berdiri di tengah medan peperangan.

Bagaimana tidak pusing bila kekasih tak pernah mau diajak hang out bareng kalau sahabat Anda ikut serta. Atau, ia selalu mendelik tidak berselera dan berusaha mengalihkan topik ketika Anda sedang gencar-gencarnya menggosipkan cowok keren yang saat ini tengah pedekate dengan sahabat Anda.

USUT TUNTAS
Menurut Roslina Verauli, M.Psi, psikolog dari RS Pondok Indah, ada beberapa sebab yang mungkin melatarbelakangi buruknya hubungan di antara pasangan dan sahabat Anda. Yaitu, kekasih merasa kehadiran sahabat Anda akan mengancam dirinya. Ia merasa cemburu dan khawatir kehilangan waktu eksklusif dengan diri Anda. Penyebab lain, masih menurut Verauli, adalah kemungkinan pernah ada urusan yang belum selesai di antara mereka berdua. Atau memang sekadar karena mereka berdua enggak nyambung.

RASA AMAN
Karena pada dasarnya sentimen negatif terhadap seseorang bersumber dari perasaan tidak aman, pastikan bahwa Anda memberikan rasa aman kepada kekasih. Yakinkan bahwa Anda selalu ada untuknya dan tidak akan melupakan dirinya meski ketika sedang ada sahabat. Katakan pula bahwa Anda tidak menuntut perlakuan tertentu dari dirinya kepada sahabat. "Anda memang tidak dapat memaksakan agar kekasih dan sahabat bisa saling menyukai satu sama lain. Masalah perasaan amat subyektif dan benar-benar tergantung bagaimana cara pasangan memersepsikan seseorang yang dibenci atau disukainya," ujar Verauli.

AJAK KERJASAMA
Salah satu cara yang bisa dicoba untuk memancing kekompakan di antara mereka adalah dengan cara menempatkan kekasih dan sahabat Anda dalam suatu kegiatan bersama teman-teman lainnya. Bila mungkin, berikan suatu masalah yang bisa memicu mereka untuk saling bekerja sama. Misalnya, tempatkan mereka berdua dalam seksi transportasi pada kepanitiaan persiapan pernikahan kakak Anda.

CERITAKAN KEBAIKANNYA
"Hasutan" bukan hanya ampuh untuk merenggangkan hubungan, namun bisa juga menjadi perekat pertemanan. Manfaatkan momen santai ketika Anda sedang berduaan dengan kekasih untuk menyinggung kebaikan yang dilakukan sahabat Anda. Jangan berlebihan sehinga Anda terkesan sedang mempromosikan sebuah produk. Jaga pula agar pasangan tidak salah paham dan mengira Anda sedang membandingkan kebaikan sahabat dengan dirinya.

BENTANGKAN JARAK
Hadapi kenyataan jika memang hubungan antara sahabat dan kekasih tetap bagaikan langit dan bumi. Tidak perlu menyiksa diri dengan memaksa memilih salah seorang di antara mereka. Persahabatan Anda yang telah teruji oleh waktu terlalu berharga untuk disudahi begitu saja. Sebaliknya, melepaskan kekasih hanya demi membuktikan kesetiaan pada sahabat juga bukan solusi terbaik.
Pintar-pintarlah mengatur bagaimana caranya sahabat Anda tidak terlalu sering bersinggungan. Jangan terlalu sering dipersatukan bila keduanya emang tidak bisa akur. Coba lihat sisi positifnya, "untung" dia tidak suka pada sahabat Anda. Coba kalau suka? Malah bahaya.

Diposting oleh Fikri Bogel di 05.16 0 komentar  

Kiat Mencintai dengan Sepenuh Hati

Manusiawi sekali kalau kamu ingin dicintai.
Cinta memang indah, menggairahkan dan mempesona.
Namun kamu tidak bisa meminta atau memaksa orang lain mencintaimu.
Satu-satunya cara yang bijak untuk dicintai adalah dengan melupakan keinginan dicintai dan mulai mencintai.

1. Mencintai berarti merindukannya.
Kerinduanmu menyiratkan betapa berartinya dia bagimu sehingga kepergiannya membuat kamu merasa kehilangan , betapa kamu ingin selalu bersamanya , dan betapa waktu terasa lama ketika dia tidak berada disisimu. Ungkapkanlah kerinduanmu ketika kalian tidak bertemu dalam waktu yang cukup lama atau terpisah dengan jarak yang cukup jauh. Jangan tahan rasa rindumu , dan jangan biarkan dia menanti ungkapan kerinduanmu.

2. Mencintai berarti memotivasinya.
Doronglah kekasihmu untuk meraih cita-citanya , untuk bangkit dari kegagalan , untuk berani mengambil keputusan penting yang sudah ditundanya, dsb.

3. Mencintai berarti memaafkannya.
Karena kekasihmu juga seorang manusia biasa yang bisa salah, maka pemberian maaf adalah salah satu bukti cintamu padanya. Belajarlah untuk mudah memaafkan kekasihmu setiap kali dia melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang tidak prinsipil. Bahkan untuk kesalahannya yang cukup besar pun kamu perlu memaafkannya setelah persoalannya dibicarakan secara terbuka. menyimpan kesalahan akan merusak hubungan cinta yang sudah lama terjalin.

4. Mencintai berarti menyadarkannya.
Meskipun cinta sejati menutupi banyak kesalahan , namun cinta juga mengoreksinya, memperingatkannya dan menegurnya bila dianggap perlu. Ketika kekasihmu melakukan hal-hal yang buruk , ketika dia hendak mengambil keputusan yang bodoh dan berbahaya , saat itulah kamu perlu menyadarkannya.

5. Mencintai berarti peka terhadap keinginan dan kebutuhannya.
Kalau kekasihmu seorang yang terbuka , kamu akan lebih mudah memahaminya. Tapi kalau dia tertutup , sebaiknya sering-seringlah menanyakan kepadanya. Jangan sampai tanpa sadar kamu mengulang-ulang kebiasaan yang dibencinya, tapi jarang melakukan apa yang disukainya.

6. Mencintai berarti berterima kasih .
Berterima kasih atas kerelaannya menjadi kekasihmu , atas kesetiaannya dan atas pengorbanannya . Terimalah dengan penuh penghargaan ungkapan kasih sayang yang ditunjukkannya dalam bentuk apapun . Jangan mematikan gairah cintanya dengan sikap dingin dan pasif. Ungkapkanlah rasa terima kasihmu dengan ucapan yang manis, senyuman atau pelukan.

7. mencintai berarti mempercayai dan memberinya kesempatan untuk membuktikan ketulusan dan kesetiaannya kepadamu.
Jangan membebani dia dengan rasa cemburu dan rasa takut kehilangan dia. Jangan mengekangnya hanya karena kamu kurang mempercayainya.

8. Mencintai berarti selalu berusaha untuk membahagiakannya.
Ketika kamu ikut andil dalam membuatnya bahagia , maka kebahagiaannya akan menjadi sebagian dari kebahagiaanmu . Jangan pelit untuk berkorban bagi orang yang kamu cintai.

9. Mencintai berarti memberinya kebebasan untuk mengungkapkan perasaan-perasaannya , termasuk keluhan ' kemarahan , harapan dan kekecewaannya. Jadilah pendengar yang baik agar kamu bisa lebih memahami isi hati dan masalah yang dihadapinya. Jangan biarkan dia memendam perasaannya karena merasa malu dan segan, jangan biarkan dia membungkam mulutnya karena merasa takut , dan jangan biarkan dia selalu mengalah karena ingin menghindari konflik dengan kamu.

10. Mencintai berarti menghargainya dan membuatnya merasa puas menjadi dirinya.
Hargailah kekasihmu sebagai pribadi yang istimewa . Buatlah hatinya selalu berbunga-bunga dengan pujian dan kekagumanmu padanya. Jangan pernah merendahkan dan menghinanya , meskipun dalam konteks berca

Diposting oleh Fikri Bogel di 05.14 0 komentar  

Tentang Cinta

24 Desember 2008

MISKONSEPSI

Cinta berpijak pada perasaan sekaligus akal sehat. Miskonsepsi pertama yang ditentang Bowman adalah manusia jatuh cinta dengan menggunakan perasaan belaka. Betul, kita jatuh cinta dengan hati. Tapi agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari, kita diharapkan untuk juga menggunakan akal sehat. Bohong besar kalau kita bisa jatuh cinta dengan begitu saja tanpa bisa mengelak. Yang sesungguhnya terjadi, proses jatuh cinta dipengaruhi tradisi, kebiasaan, standar, gagasan, dan deal kelompok dari mana kita berasal. Bohong besar pula kalau kita merasa boleh berbuat apa saja saat jatuh cinta, dan tidak bisa dimintai pertanggungan-jawab bila perbuatan-perbuatan impulsif itu berakibat buruk suatu ketika nanti. Kehilangan perspektif bukanlah pertanda kita jatuh cinta, melainkan sinyal kebodohan. Cinta membutuhkan proses, Bowman juga menolak anggapan cinta bisa berasal dari pandangan pertama. "Cinta itu tumbuh dan berkembang dan merupakan emosi yang kompleks," katanya.

CINTA BUTUH WAKTU

Untuk tumbuh dan berkembang, cinta membutuhkan waktu. Jadi memang tidak mungkin kita mencintai seseorang yang tidak ketahuan asal-usulnya dengan begitu saja. Cinta tidak pernah menyerang tiba-tiba, tidak juga jatuh dari langit. Cinta datang hanya ketika dua individu telah berhasil melakukan orientasi ulang terhadap hidup dan memutuskan untuk memilih orang lain sebagai titik fokus baru. Yang mungkin terjadi dalam fenomena "cinta pada pandangan pertama" adalah pasangan terserang perasaan saling tertarik yang sangat kuat-bahkan sampai tergila-gila. Kemudian perasaan kompulsif itu berkembang jadi cinta tanpa menempuh masa jeda. Dalam kasus "cinta pada pandangan pertama", banyak orang tidak benar-benar mencintai pasangannya, melainkan jatuh cinta pada konsep cinta itu sendiri. Sebaliknya dengan orang yang benar-benar mencinta, mereka mencintai pasangan sebagai personalitas yang utuh.

CINTA BERBAGI, TIDAK MENGONTROL

Cinta tidak menguasai dan mengalah, tapi berbagi bukan cinta namanya bila kita berkehendak mengontrol pasangan. Juga bukan cinta bila kita bersedia mengalah demi kepuasan kekasih. Orang yang mencinta tidak menganggap kekasih sebagai atasan atau bawahan, tapi sebagai pasangan untuk berbagi, juga untuk mengidentifikasi diri. Bila kita berkeinginan menguasai kekasih (membatasi pergaulannya, melarangnya beraktivitas positif, mengatur seleranya berbusana) atau melulu mengalah (tidak protes bila kekasih berbuat buruk, tidak keberatan dinomorsekiankan), berarti kita belum siap memberi dan menerima cinta.

BUATLAH CINTA ITU KONSTRUKTIF

Individu yang mencinta berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan sendiri sekaligus demi (kebanggaan) pasangan. Dia berani berambisi, bermimpi konstruktif, dan merencanakan masa depan. Sebaliknya dengan yang jatuh cinta impulsif. Bukannya berpikir dan bertindak konstruktif, dia kehilangan ambisi, nafsu makan, dan minat terhadap masalah sehari-hari. Yang dipikirkan hanya kesengsaraan pribadi. Impiannya pun tak mungkin tercapai. Bahkan impian itu bisa menjadi subsitusi kenyataan.

CINTA TIDAK MELENYAPKAN SEMUA MASALAH

Penganut faham romantik percaya cinta bisa mengatasi masalah. Seakan-akan cinta itu obat bagi segala penyakit (panacea). Kemiskinan dan banyak problem lain diyakini bisa diatasi dengan berbekal cinta belaka. Faktanya, cinta tidaklah seajaib itu. Cinta hanya bisa membuat sepasang kekasih berani menghadapi masalah. Permasalahan seberat apapun mungkin didekati dengan jernih agar bisa dicarikan jalan keluar. Orang yang tengah mabuk kepayang (berarti tidak benar-benar mencinta) cenderung membutakan mata saat tercegat masalah. Alih-alih bertindak dengan akal sehat, dia mengenyampingkan problem.

CINTA CENDERUNG KONSTAN

Ya, cinta itu bergerak konstan. Maka kita patut curiga bila grafik perasaan kita pada kekasih turun naik sangat tajam. Kalau saat jauh kita merasa kekasih lebih hebat dibanding saat bersama, itu pertanda kita mengidealisasikannya, bukan melihatnya secara realistis. Lantas saat kembali bersama, kita memandang kekasih dengan lebih kritis dan hilanglah segala bayangan hebat itu. Sebaliknya berhati-hatilah bila kita merasa kekasih hebat saat kita berdekatan dengannya dan tidak lagi merasakan hal yang sama saat dia jauh. Hal sedemikian menandakan kita terkecoh oleh daya tarik fisik. Cinta terhitung sehat bila saat dekat dan jauh dari pasangan, kita menyukainya dalam kadar sebanding.

CINTA TIDAK BERTUMPU PADA DAYA TARIK FISIK

Dalam hubungan cinta, daya tarik fisik penting. Tapi bahaya bila kita menyukai kekasih hanya sebatas fisik dan membencinya untuk banyak faktor lainnya. Saat jatuh cinta, kita menikmati dan memberi makna penting bagi setiap kontak fisik. Kontak fisik, ketahuilah, hanya terasa menyenangkan bila kita dan pasangan saling menyukai personalitas masing-masing. Maka bukan cinta namanya, melainkan nafsu, bila kita menganggap kontak fisik hanya memberi sensasi menyenangkan tanpa makna apa-apa. Dalam cinta, afeksi terwujud belakangan saat hubungan kian dalam. Sedang nafsu menuntut pemuasan fisik sedari permulaan.

CINTA TIDAK BUTA

Cinta itu buta? Tidak sama sekali. Orang yang mencinta melihat dan menyadari sisi buruk kekasih. Karena besarnya cinta, dia berusaha menerima dan mentolerir. Tentu ada keinginan agar sisi buruk itu membaik. Namun keinginan itu haruslah didasari perhatian dan maksud baik. Tidak boleh ada kritik kasar, penolakan, kegeraman, atau rasa jijik. Nafsulah yang buta. Meski pasangan sangat buruk, orang yang menjalin hubungan dengan penuh nafsu menerima tanpa keinginan memperbaiki. Juga meninggalkan pasangan saat keinginannya terpuaskan, hanya karena pasangan punya secuil keburukan yang sangat mungkin bisa diperbaiki.

CINTA MEMPERHATIKAN KELANJUTAN HUBUNGAN

Orang yang benar-benar mencinta memperhatikan perkembangan hubungan dengan kekasih. Dia menghindari segala hal yang mungkin merusak hubungan. Sebisa mungkin dia melakukan tindakan yang bisa memperkuat, mempertahankan, dan memajukan hubungan. Orang yang sedang tergila-gila mungkin saja berusaha keras menyenangkan kekasih. Namun usaha itu semata-mata dilakukan agar kekasih menerimanya, sehingga tercapailah kepuasan yang diincar. Orang yang mencinta menyenangkan pasangan untuk memperkuat hubungan.

CINTA BERANI MENYATAKAN HAL YANG TIDAK DISUKAI

Selain berusaha menyenangkan kekasih, orang yang sungguh-sungguh mencinta memiliki perhatian, keprihatinan, pengertian, dan keberanian untuk melakukan hal yang tidak disukai kekasih demi kebaikan. Seperti seorang ibu yang berkata "tidak" saat anaknya minta es krim, padahal sedang flu.

Diposting oleh Fikri Bogel di 20.37 0 komentar  

10 tips Cinta agar Awet dan Langgeng

23 Desember 2008

1. Jujur
Bila ada yang tidak kita sukai dari doi, lebih baik jujur. Klo perlu obrolin saat kita dan dia sedang berdua-an saja. Ngga pa pa koq, agak sakit sedikit tapi enak belakangan hari. Seperti kita gk suka melihat klo doi terlalu baik, mau mengantarkan smua teman cewe-nya. Ya boleh dech, kita trus terang aja, daripada saling sindir ato berantem.

2. Be Yourself
Jadi diri sendiri, paling baik. Gk perlu mengubah diri kita menjadi orang laen. Misalnya, kita biasa mengenakan baju casual, jangan lantas berubah pake tank top, rok mini hanya karena doi.

3. Tulus
Bila kamu mencintai dia, ya tulus aja.
Jangan berharap dia akan membalas dengan jumlah sama.
Bila sudah menolong dia, misalnya, jangan diungkit2 ato jadi perhitungan.

4. Terbuka
Ngga perlu boong soal teman2 kamu.
Terbuka aja, slama ini kita deket dengan siapa dan biasa menghabiskan waktu dimana. Selain doi jadi gak was2, kamu juga enak, gak perlu sembunyi2

5. Kata “Maaf”
Maaf memang ada batasnya.
Namun gak ada salahnya juga kamu slalu siapkan kata maaf.
Namanya juga manusia, pasti ada salah dan gak sempurna.
Kita sendirikan ngga “perfect”.

6. Kejutan
Jangan segan kita memberi kejutan buat si dia.
Misalnya, kita buatkan makanan kesukaannya ato bawakan sekotak coklat.
Mmmmmm … doi pasti tambah care sama kamu.

7. Care
Perhatian ! Pasti. Ngga perlu mengorbankan rupiah, tapi perhatian sekecil apapun berguna banget. Misalnya, doi sakit. Cek dech, sudah makan apa blom
Ato tengok sebentar aja, bagaimana dengan pelajaran dia yang tertinggal.

8. Dekat Keluarga
Awas ! Pacaran dengan doi, berarti kita juga wajib dekat dengan keluarganya
Minimal, kamu kenal dengan mereka. Sehingga, jika ada apa2, komunikasinya mudah. Kamupun bisa mendapat dukungan dari mereka lho.

9. Ngga Posesif
Memang sich, gak enak klo ngeliat doi kita akrab dengan banyak orang.
Tapi gak perlu posesif, kamu slalu memantau dia ada dimana, bersama siapa, dan lagi ngapain. Wah, lama2 bete juga lho, diawasi seperti pesakitan.

10. Hargai Privacy
Meskipun kita dan doi terbuka, gak smua hal bisa dibicarakan berdua.
Hargai juga privacy dia. Apa yang perlu kita ketahui dan apa yang sebaiknya jangan kita campuri.

Diposting oleh Fikri Bogel di 00.55 0 komentar